| Nama merek: | nettronics |
| Nomor Model: | JC-1T1000/D |
| MOQ: | 1 |
| Harga: | comminicate |
| Ketentuan Pembayaran: | T/T |
| Kemampuan Pasokan: | berkomunikasi |
![]()
Ringkasan Proses Membuat Air Ultra Murni dari Air Laut
I. Definisi inti
Desalinasi air laut: Penghapusan sejumlah besar garam, zat padat, dan mikroorganisme dari air laut untuk menghasilkan air tawar dengan kadar garam rendah.
Air Ultra Murni: Air yang hampir semua ion, partikel, zat organik, dan bakteri telah dihilangkan;memiliki resistivitas ≥15 ∼18 MΩ·cm dan memenuhi standar kualitas air untuk laboratorium, manufaktur elektronik, boiler, dan peralatan laut kelas atas.
Air laut tidak dapat diubah secara langsung menjadi air ultra murni; ini membutuhkan pemrosesan multi-tahap.Pengolahan awal + Reverse Osmosis air laut tahap pertama (SWRO) + Reverse Osmosis tahap kedua + EDI (Electrodeionization) untuk desalinasi dalam (solusi terpadu yang paling umum).
II. Aliran Proses Lengkap
1. Pengolahan air laut (filtrasi atas untuk melindungi elemen membran)
Air laut mengandung banyak kotoran dan memiliki kandungan garam 30.000 ∙ 40.000 mg/L; pemurnian sangat penting:
1. Tangki Asupan Air & Sedimentasi: Mengatasi lumpur, pasir, rumput laut, dan puing-puing terapung.
2Sistem Dosis: Menambahkan anti-scalant, biocide, dan flocculant untuk menghambat pertumbuhan biologis laut dan skala kalsium karbonat.
3. Filter Multimedia + Filter Karbon Aktif: Menghilangkan koloid, zat organik, dan residu klorin.
4. Filter Keamanan Presisi (5μm): Menangkap partikel halus untuk mencegah goresan membran reverse osmosis.
2. Tahap pertama air laut Reverse Osmosis (SWRO ?? Inti desalinasi)
Pompa penguat tekanan tinggi menekan air laut menjadi 55 ∼ 70 bar, memaksanya melalui membran osmosis terbalik air laut khusus:
- Permeat (Air Produk): Air desalinasi dengan kandungan garam 300-500 mg/L.
- Konsentrat (Saline): Saline bersalinitas tinggi; dapat dibuang ke laut atau diproses untuk pemulihan garam.
Fungsi: Menghilangkan lebih dari 99% natrium klorida, menyelesaikan langkah desalinasi dasar; pada tahap ini, air hanya air desalinasi dan belum memenuhi standar ultra murni. 3.Reverse Osmosis Sekunder (RO ️ Pemurnian Awal)
Permeat dari tahap primer masuk ke unit RO tekanan rendah sekunder untuk lebih jauh menghilangkan ion kalsium dan magnesium residual serta garam jejak:
Konduktivitas air produk dikurangi menjadi kurang dari 5 μS/cm, secara signifikan menurunkan kandungan ion dan berfungsi sebagai sumber pakan untuk tahap air ultra murni.
4. EDI (Electrodeionization) Pemurnian dalam (Core Ultrapure Water Stage)
Desalinasi dalam terus menerus tanpa perlu regenerasi asam/alkali:
aliran RO sekunder menembus ke modul EDI, di mana trace anion dan kation dipisahkan di bawah pengaruh medan listrik;
Resistivitas air output stabil pada 15 ̊18.25 MΩ·cm, memenuhi spesifikasi air ultra murni standar.
5. Pengolahan terminal polishing (Optional untuk High-End Ultrapure Water)
Polishing resin bed campuran, ultrafiltrasi, sterilisasi UV, dan filtrasi terminal mikroporous: menghilangkan jejak TOC, bakteri, dan partikel mikro; cocok untuk pembuatan chip, laboratorium,dan aplikasi medis .
III. Parameter Peralatan Utama (Standar 20 ton/hari Model Laut/Bandar)
1. air pakan: TDS air laut 35.000 mg/L;
2Tingkat desalinasi air laut primer: ≥99,2%;
3Tingkat desalinasi RO sekunder: ≥98%;
4. resistivitas air output EDI: 15 ‰ 18,2 MΩ·cm;
5. Tingkat pemulihan sistem: 40% 55% secara keseluruhan;
6Konsumsi energi operasi: Permintaan energi yang lebih tinggi pada tahap air laut; konsumsi daya adalah 4 ‰ 6 kWh per ton air produk.
IV. Skenario Aplikasi
1. air pendingin untuk boiler laut kelas atas dan instrumen presisi;
2. Proses air untuk fasilitas fotovoltaik berbasis pulau dan pabrik semikonduktor skala kecil;
3. Penyediaan air untuk laboratorium penelitian ilmiah lepas pantai dan peralatan medis;
4V. Keuntungan Proses
1. Menggunakan proses pemisahan fisik sepenuhnya; tidak menghasilkan cairan limbah asam atau alkali dalam jumlah besar; ramah lingkungan dan mudah dirawat.
2Desain modular; dapat disesuaikan untuk kapasitas 5, 20 atau 50 ton per jam.
3Operasi sepenuhnya otomatis dengan otomatis membran modul flushing untuk meminimalkan scaling dan fouling.
4Konsumsi energi yang lebih rendah dan jejak yang lebih kecil dibandingkan dengan metode destilasi konvensional.